PT. Pos Indonesia Tercoreng jika BSU Uangnya Tersendat

Kantor PT. Pos Indonesia

JMM.NEWS, PANDEGLANG – Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang digulirkan melalaui PT. Pos Indonesia terkesan uang dicairkan tersendat-sendat. Hal ini tercermin dari beberapa puluh orang yang masih terlihat antri untuk mencairkan bantuan tersebut di tiap KPC kecamatan.

Informasi yang didapat, PT. Pos Indonesia, telah mentranfer uang ke Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Pandeglang mencapai Rp. 11.538. milyar dari 19.230. KPM khusus wilayah Kabupaten Pandegalang. Sementata PT. Pos Indonesia untuk se Indonesia mencapai 22 Triyun dari 3.720.000 KPM.

Kepala Cabang Pos Pandeglang, Heri H, di konfirmasi ketika berada di kantornya beberapa waktu lalu., dia mengatakan “memang anggarannya tidak bisa diambil sekaligus, kalau mengenai siapa yang salah semua tidak salah hanya sistim saja yang seperti itu,” jelasnya.

Ditempat terpisah, Kepala Pos Cabang Cimanuk. Iin. mengatakan, “keterlambatan pembayaran BSU Tergantung pengiriman uangnya kepada kami (pihak PT. Pos -ed.) sebagai juru bayar di KPC, kalau dananya tersendat sendat ya KC Pos Pandeglang harus bertanggung Jawab atas hal ini, jangan kami yang disudutkan atas keterlambatan pencairan BSU,” tegasnya. Jumat (11/7/2025).

Hal senada juga disuarakan KPC Saketi. Pahri mengatakan, “terkait BSU Tersendat sendat. Kami sudah mengusulkan agar anggaran jangan diperlambat agar masyrakat penerima manfaat tidak bolak balik mempertanyan kapan bisa cair BSU, bahasa kami ya tunggu dananya dikirim dari KC Pos Pandeglang, hanya itu yang kami lakukan untuk meredap mereka,” pungkasnya.[]

Bacaan Lainnya
banner 728x90

(Rahmat)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *