Sebanyak 260 Peserta dari 20 SDN se Kecamatan Cibaliung Unjuk Kemampuan di Ajang LFS3N 2025

Peserta lomba tari tradisional. Kegiatan FLS3N 2025. Disdikpora Kecamatan Cibaliung. Cibaliung (17/5/2025). Foto: Saprudin.

Pandeglang – Lomba Festival Seni dan Sastra Siswa Nasional (LFS3N) tahun pelajaran 2025 Sekolah Dasar Tingkat Kecamatan Cibaliung berlangsung pada Kamis (17/4/2025) di lingkungan SDN Sukajadi 1, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kecamatan Cibaliung.

Ketua panitia kegiatan FLS3N Iman Kusdiman menerangkan, kegiatan ini merupakan agenda rutinitas tahunan di lingkungan Disdikpora yang dilaksanakan secara bertahap.

“Dilaksanakan mulai dari jenjang Satuan Pendidikan di sekolah masing-masing, kemudian tingkat kecamatan, kabupaten, pròvinsi hingga tingkat nasional,” sebut Iman.

Disebutkan Iman lebih lanjut, kegiatan lomba meliputi 8 mata lomba, adalah “Tari tradisional, kriya (seni anyaman- ed.), gambar ekspresi, nyani solo, pidato, pantonim, mendongeng, dan menulis cerita,” sebut ketua panitia LFS3N Diasikpora Kecamatan Cibaliung.

Peserta lomba Kriya. Kegiatan LFS3N 2025. Disdikpora Kecamatan Cibaliung. Cibaliung (17/4/2025). Foto: Saprudin.

Ditambahkan dia (Iman) lebih lanjut, “Jumlah peserta lomba keseluruhan ada 260 siswa, dengan perinciannya utusan dari masing-masing sekolah sebanyak 13 siswa, jumlah sekolah 20 SDN se Kecamatan Cibaliung,” terang dia.

Bacaan Lainnya
banner 728x90

Sementra Koordinator Wilayah (Korwil) Disdikpora Kecamatan Cibaliung Memed Hidayat menerangkan, orientasi dari kegiatan FLS3N ini dalam rangka pencarian bakat dan minat para siswa yang harus disalurkan.

Menurut Memed Hidayat, FLS3N lebih tepatnya sarana eksplorasi bakat dan minat para siswa sebagai generasi muda, khususnya di bidang seni, budaya dan sastra, diharapkan kedepannya nanti untuk mampu meningkatkan kreativitas dan kompetitif (daya saing) para siswa peserta.

Peserta lomba melukis ekspresi. Kegiatan FLS3N 2025. Disdikpora Kecamatan Cibaliung. Cibaliung (17/4/2025). Foto: Saprudin.

“Dalam rangka memupuk dan Mengembangkan kompetensi dan kreativitas siswa, berupa bakat dan minat yang perlu dikembangkan,” ucap Memed Hidayat.

Ditegaskan Memed, LFS3N merupakan program nasional Dinas Pendidikan yang diselenggarakan secara rutinitas, dilakukan secara berjenjang. Saat ini pihaknya sedang melaksanakan di tingkat kecamatan dengan rencana kerja yang dianggarkan dari rencana anggaran dan belanja sekolah masing-masing []

Saprudin

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *