Pandeglang – Kondisi gedung rumah dinas (Rumdis) Wakil Bupati Pandeglang selama sekitar 8 tahun tak dirawat dan terlihat kumuh, memprihatinkan. Soalnya, bangunan terlihat sudah banyak mengalami kerusakan dan ditumbuhi rumput liar.
Kepala Bagian Umum Setda Pandeglang Icah Habsah mengatakan, pihaknya setiap tahun telah mengusulkan ke DPUPR kabupaten Pandeglang untuk perbaikan, namun hingga saat ini belum ada perbaikan yang dilakukan.
“Sejak saya menjadi Kepala Bagian Umum hingga sekarang sudah di usulkan. Sejak tahun 2023 di usulkan namun belum ada perbaikan yang dilakukan,” kata Kepala Bagian Umum Setda kabupaten Pandeglang Icah Habsah saat ditemui di ruangannya.
Icah mengaku, kondisi Gedung Putih atau Gedung Rumah Dinas Wakil Bupati Pandeglang memang sudah memprihatinkan. Sejumlah atap ruang sudah rusak dan diakuinya tidak ada perawatan yang dilakukan oleh Bagian Umum.
“Kalau ga salah terakhir di pake pas zaman Wakil Bupati Pandeglang nya Bu Iye, selepas itu tidak diisi karena kondisi nya rusak. Tapi sekarang juga suka diisi oleh Drum Band pake latihan,” terang Icah.
Icah menambahkan, pihaknya terus melakukan pengajuan rehab gedung tersebut ke DPUPR Kabupaten Pandeglang dengan pengajuan rehab total.
“Kalau besaran nya nanti yang hitung pihak DPUPR, kami tidak tahu berapa jumlahnya dan yang pasti membutuhkan dana yang cukup besar,” ujarnya.
Pengamat Lingkungan Pandeglang, LSM Panser Banten C. Sanusi, kepada Media mengungkapkan, sepertinya Rumah Dinas Wakil Bupati tidak dibutuhkan lagi sedangkan pembangunannya juga menggunakan uang negara.l yang pastinya cukup besar.
“Jadi menurut saya, jangan disia-sia bangun tersebut. Rumdis seharuanya ditempati, agar masyarakat yang inggin bertemu Bupati atau Wakil Bupati biar mudah,” Jelasnya, Rabu (15/04/2025)
Rahmat





