JMM NEWS, Pandeglang — Pembentukan Koordinatora tingkat Kecamatan (Korcam) Badan Koordinasi Persiapan Pembentukan Kabupaten Cibaliung pemekaran dari Kabupaten Pandeglang, Banten dihadiri sejumlah tokoh: sesepuh masyarakat, tokoh agama, pemuda, kaum perempuan dan perwakilan utusan dari tiap desa se Kecamatan Cibaliung, tempat di Rumah Pergerakan, H Masripudin, Sukajadi Timur. Minggu (01/09/2024).
Selaku Pembina Korcam Bakor P2KC Kecamatan Cibaliung, H. Masripudin mengemukakan ada rumah pergerakan untuk posko perjuangan Bakor P2KC di Cibaliung. Menurut dia rumah pergerakan sangat urgen keberadaannya serta dikemukakan alasannya kenapa berkedudukan di Cibaliung?
“Karena jika terealisasi perjuangan Kabupaten Cibaliung, akan di Cibaliung lah tempatnya pusat administrasi (ibu kota) Kabupaten Cibaliung itu,” ucap H Masripudin.
Mewakili tokoh masyarakat Cibaliung, H. Herman Sopiyan, sangat mengapresiasi pembentukan Korcam Bakor P2KC di tiap kecamatan. Menurut dia dengan demikian akan menjadi ringan tugas Bakor P2KC yang semula hanya berjalan sendiri.
“Konsep idealnya dengan adanya pemekaran kabupaten maka tugas pemimpin atau pemerintah daerah menjadi ringan, wilayah menjadi lebih sempit akses pembangunan dan modal pembangunan menjadi meningkat. Seperti contohnya di Sumatera Barat, satu kebupaten setelah dipekar menjadi tiga kabupaten sekaligus, Kabupaten Pariaman, Sawa Lunto dan Sijungjung kemajuannya juga sangat pesat,” ungkap Herman.
Perjuangan Bakor P2KC, lanjut H. Herman Sopian, kita mencontoh peristiwa sejarah sumpah pemuda, tahun 1928 deklarasi sumapah pemuda, tahun 1945 baru terealisanya sumpah itu. “Satu nusa, satu bangsa, satu bahasa Indonesia yang terimplementasi dalam proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945, sebagai pintu gerbang kemerdekaan bangsa Indonesia,” sebut dia.
“Diharapkan setelah terbentuk korcam dibentuk juga kordes,” harap H. Herman Sopian.
Dia melanjutkan, “kunci keberhasilan kita jangan mudah patah semangat karena tanggapan-tanggapan negatif dari kalangan masyarkat umum yang sipatnya apatis dan pesimis,” kata dia.
H. Ace wawan wakil ketua Bakor P2KC menyebut, “Pembentukan Korcam P2KC Kecamatan Cibaliung adalah pembentukan yang kedua setelah Kecamatan Sumur”.
Ace Wawan mengatakan, “langkah perjuangan kita harus difokuskan terlebih dahulu terhadap apa yang menjadi orientasi perjuangan itu, sebelum kepada hal-hal lain,” kata wakil ketua Bakor P2KC.
Hal yang perlu ditingkatkan, imbuh dia, korcam Bakor P2KC harus fokus pada hal keorganisasian atau kelembagaan dan fokus pada hal komunikasi dan hubungan luar,” imbuh dia.
Selanjutnya Ace Wawan mengatakan, untuk kepengurusan Kircam Bakor P2KC Kecamatan Cibaliung akan didominasi oleh kalangan pemuda, pertimbangannya pada umumnya anak muda memiliki idealisme yang tinggi, kekuatan fisik yang masih powerfull, dan secara keberlangsungan hidup usia relatif masih panjang,” katanya.
“Masalah yang dihadapai perjuangan, masih banyak pihak yang skeptis (belum percaya-Red.) akan keberhasilan perjuangan Bakor P2KC, mereka bertanya pakah akan terwujud? Jika terwujud bagaimana penggajian pegawainya dan lain-lain. Padahal jika perjuangan berhasil tentu keadaannya tidak sebagaimana yang dibayangkan oleh mereka,” terang Ace.
“Jangan khawatir dengan ketersediaan anggaran, dana akan didapat aliran dari pusat selain PAD kita yang cukup baik potensinya,” kata dia meyakinkan.
Disebutkannya potensi sumber daya alam Kabupaten Cibaliung akan memiliki wilayah bentangan pantai terpanjang di provinsi Banten, hal ini sebagai potensi alam dan parawisata yang cukup menarik sebagai sumber PAD (pendapatan asli daerah).
Kemudian dalam acara puncaknya, pembentukan Korcam Bakor P2KC Kecamatan Cibaliung dipimpin oleh Madsuha Murdiana, selaku tokoh pemuda dan politisi, terpilih secara aklamasi saudara Sujana, S.N.
Selanjutnya setelah terpilih sebagai ketua Formatur tunggal, saudara Sujana akan merekrut anggotanya sesuai dengan kapasitas dan kemampuannya masing-masing untuk menduduki posisi jabatan organisasi Korcam Bakor P2KC oleh orang-orang yang tepat.
Dalam sambutannya Sujana mengatakan, “terima kasih atas kepercayaan, mohon dukungan semua pihak dan restu dari para sesepuh. Mohon dibingbing ke jalan yang seharusnya ditempuh, Kepada rekan-rekan para kalangan muda supaya kita saling bahu membahu dalam semangat kebersamaan memperjuangkan terwujudnya Perjuangan Kabupaten Cibaliung,” ungkap Ketua Formatur terpilih Sujana.
H. Ade Asnawi, mewakili Ketua Umum Bakor P2KC mengungkapkan, perjuangan kabupaten Cibaliung sudah sejak lama, mulanya nama organisasinya KPKC kemudian berubah nama menjadi Bakor P2KC.
“Pembentuakan Kabupaten Cibaliung sudah diparipurnakan di DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi. Sementara DPR RI sudah mengumumkan dan hampir sempat diparipurnakan juga, tapi seiring dengan habis masa jabatan Presiden SBY terjadilah moratorium DOB, hingga sekarang statusnya Kabupaten Cibaliung masih dalam perjuangan kita bersama,” kata H. Ade.
Lebih lanjut H. Ade menegaskan, “ada dua hal sebab pemekaran, pertama karena keputusan politis dan kedua dengan cara desakan atau penekanan dengan cara gerakan massa.” Tutup Wakil Ketua Bakor P2KC, H. Ade Asnawi. (Din-MS)





