PLTU 2 Banten Labuan Berkontribusi Sosial dan Mengedepankan Kearifan Lokal

JMM, Pandeglang –Warga sekitar menilai adanya PLTU 2 Banten Labuan sering melakukan banyak kegiatan sosial bagai warga, salah satunya dikatakan oleh Mahdi warga Desa Cigondang Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang.

“Menurut saya PLTU 2 Banten Labuan sudah banyak berkontribusi terhadap masyarakat sekitar, terlebih masyarakat atau warga di sekitar desa – desa atau Kecamatan penyanggah lokasi PLTU, bahkan di luar Kecamatan penyanggah pun PLTU sering melakukan partisipasi seperti bantuan Paving Block ke sekolah-sekolah, ke yayasan, pondok pesantren yang lokasinya diluar Desa atau Kecamatan penyanggah,” ungkap Mahdi kepada Media, Minggu (10/12/2023).

“Selaku warga tentunya saya apresiasi itu, dan memang selayaknya PLTU 2 Banten Labuan dekat dan berpartisipasi sosial dengan warga atau masyarakat dan itu sudah sering dilakukan, dan kamipun sangat mengharapkan PLTU terus mengedepankan kearifan lokal karena kita yang berhadapan atau berdekatan langsung, artinya bukan mengesampingkan pihak luar, namun perlu diketahui bahwa kami ada dan kami sudah merasa nyaman,” terang Mahdi.

“Semua jelas sudah tertata rapih, kami mengakui itu, bagaimana tidak, ketika ada kegiatan yang bermanfaat, kita baik-baik berdiskusi, berdialog dengan baik dengan pihak PLTU itu selalu ada respon positif, tanggapan positif kamipun selaku warga sangat menghargai itu karena dengan baik-baik dan bertujuan baik pula” imbuhnya.

Menyinggung soal kearifan lokal, wartawan mengkonfirmasi salah satu pengusaha lokal tentang komentar warga tersebut dalam seputar pekerjaan yang melibatkan banyak warga putra daerah.

Bacaan Lainnya
banner 728x90

“Menurut saya sangatlah wajar pengusaha lokal itu menginginkan porsi yang lebih banyak dari pada pengusaha luar, karena kearifan lokal harus dijunjung tinggi, karena apa bila ada persoalan misalkan gejolak masa ataupun terkait dengan dampak negatif jika ada dari pada PLTU, misalnya hal hal yang berefek itu kan yang terkena penduduk lokal,” kata pengusaha Hasby Maulana kepada wartawan.

“Makanya wajar pengusaha lokal mendapatkan porsi yang lebih banyak, kalau orang luar kan ketika dia datang kesini terus dia mengambil pekerjaan, terus dia mendapatkan hasil itu kan dibawa keluar, tetapi kalau pengusaha lokal dia pasti akan mempergunakan atau mengeluarkan keuntungannya itu untuk daerah lokal juga jadi semua berputar dilokal juga,” sambung Hasby.

Selaku pengusaha lokal pada PLTU 2 Banten Labuan, Hasby menganggap suatu kewajaran PLTU Banten Labuan berkontribusi terhadap warga sekitar karena dilokasi daerah lainpun sama.

“Makanya wajar dan itu juga bukan hanya sekedar di PLTU Labuan, di PLTU Suralaya, di perusahaan-perusahaan besar lainnya itu pengusaha lokal memang diberikan porsi yang lebih banyak,” pungkasnya. (hmm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *