Pemberdayaan masyarakat melalui pendampingan UMKM produksi minyak VCO di Desa Cihanjuang oleh Mahasiswa Prodi Pengembangan Masyarakat Islam PPL Integratif UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten
Penulis: ISNAENI (Mahasiswi UIN SMH Banten)

PEMBERDAYAAN Masyarakat melalui pendampingan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Minyak virgin coconout oil (VCO) di Desa Cihanjuang Kecamatan Cibaliung Kabupaten Pandeglang Banten. Yang dilakukan oleh Mahasiswa Prodi Pengembangan Masyarakat Islam yang sedang melakukan Praktik Profesi Lapangan (PPL) Integratif Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
Banyak potensi yang dimiliki Desa Cihanjuang, diantaranya adalah kelapa yang sudah kita ketahui memiliki banyak manfaat mulai dari akar hingga daunnya, kali ini buah kelapa yang sudah tua dimanfaatkan untuk membuat Minyak VCO yang jernih dengan cara di suling, karena biasanya minyak kelapa dibuat dengan cara digoreng menghasilkan minyak kelapa menjadi warna kuning. Minyak yang jernih dan memiliki banyak manfaat menjadi daya tarik dan kelebihan tersendiri dari produksi Minyak VCO. Proses pembuatannya juga masih menggunakan cara tradisional.
Pembuatan Minyak VCO bertepatan di rumah Pak Tamin salah satu warga Desa Cihanjuang selaku pembuat Minyak VCO. Tepatnya beralamat di Kampung Dahu 2 Desa Cihanjuang Kecamatan Cibaliung Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten. Bekerjasama juga dengan pihak terkait yaitu aparat desa dengan memberikan alat untuk memarut kelapa dalam upaya pemberdayaan terhadap masyarakat desa.
Awalnya kami (para Mahasiswa KKN) melakukan kunjungan terhadap UMKM di sekitar Desa Cihanjuang, termasuk Minyak VCO yang tidak banyak orang bisa membuatnya. Namun saat kami mengunjungi Pak Tamin selaku pembuat Minyak VCO beliau mengeluhkan soal pemasaran dari minyak tersebut. “Saya biasanya juga sering membuat banyak Minyak VCO tapi terkadang saya merasa rugi karena hanya dibeli dengan harga yang rendah.” ungkap Pak Tamin kepada kelompok Maha Siswa KKN.
Setelah diamati ternyata penjualan yang dilakukan Pak Tamin hanya dengan menggunakan botol jeligen dan dijual secara literan kepada pembeli minyaknya, jadi diperlukan inovasi dalam pengemasan minyak dan pemasaran juga perlu ditingkatkan tidak hanya dijual kepada perorangan tapi juga bisa dijual ke level pemasaran yang lebih luas di dalam maupun luar daerah.
Melihat masalah yang ada kami memutuskan untuk membuat program pemberdayaan dengan melakukan pendampingan terhadap UMKM Minyak VCO yang dibuat oleh Pak Tamin. Pendampingan dilakukan selama masa KKN PPL di Desa Cihanjuang, terhitung mulai bulan Juli sampai Agustus 2023. Pendampingan ini berfokus pada pengemasan produk dengan menggunakan botol, membuat label produk dan pemasaran dengan memanfaatkan media sosial. Dengan demikian diharapkan dapat lebih menarik minat para konsumennya.
Harapannya program pendampingan UMKM ini bisa memberikan motivasi dan semangat para pelaku usaha dan menjadi jembatan bagi para pelaku usaha UMKM khususnya di Desa Cihanjuang untuk dapat mengembangkan usahanya dengan memberikan inovasi produk yang dibuat. Sehingga pendapatan warga bisa meningkat dan masyarakat lebih Sejahtera.
Saat ini KKN PPL Mahasiswa UIN SMH Banten telah selesai, Pak Tamin sudah mulai mengembangkan produknya dengan menggunakan pengemasan dengan botol dan label merknya sendiri, pemasarannya juga sudah mulai memanfaatkan sarana dan fasilitas media sosial; whatsapp, Instagram, FB dan lainnya. [i]





