Hati-hati dan Waspadalah! Komunis Gaya Baru Maoisme Diterapkan di Indonesia

Oleh: Kanjeng Senopati

CHINA Sangat berusaha menghindari terjadinya perang di Indonesia karena Jika terjadi perang China akan gagal intuk menguasai Indonesia.

Pemikiran Mao Zedong yang dipakai sebagai falsafah Komunis Rakyat China atau disebut juga Ideologi “Maoisme” adalah Komunis yang telah di “Cinakan” dengan kultur rakyat Cina.

Mao Zedong atau Mao Tse-Tung hakekatnya adalah sama satu person. Mao Zedong adalah bapak komunisnya China. Strategi politiknya adalah menguasai dan melumpuhkan negara tanpa perang.

Karena itu China RRC (Republik Rakyat China) sangat menghindari perang, karena jika perang akan gagal total semua rencana proyek China untuk menguasai negara tersebut.

Bacaan Lainnya
banner 728x90

Karena Mao Zedong yang terkenal kejam ini berkata, “Politik adalah sebuah peperangan besar tanpa pertumpahan darah. Sedangkan Perang adalah peperangan dengan pertumparan darah” (Mao Zedong)

Ideologi Mao Zedong disebut dengan paham Maoisme, yang merupakan varian dari ajaran Marxisme-Leninisme yang berasal dari ajaran-ajaran pemimpin Komunis Karl Marx dan Lenin.

Bapak Komunis China Mao Zedong telah berhasil meruntuhkan Monarki Mongolia dengan membantai dan memusnahkan seluruh para bangsawan keluarga dan kerabat Kekaisaran Dinasti Qing yang telah berkuasa selama 5 abad diganti dengan negara demokrasi negara sekuler raya kemudian berubah menjadi Ideologi Komunis berideologi Maoisme. Jadilah Negara Komunis Rakyat China.

Ideologi Komunis Maoisme ini yang akan diterapkan oleh rezim Komunis RRC Xi Jinping agar dapat dihidupkan pada masyarakat bangsa Indonesia.

Ideologi Maoisme atau Komunis Gaya Baru (KGB) adalah bahaya laten merupakan bahaya disintegrasi bangsa Indonesia karena memiliki ‘daya perusak’ tinggi terhadap pemikiran yang akan mengancam umat bergama dan kaum pribumi.

Bangsa Indonesia (diduga dan dikhawarirkan-Red.) akan di Maois-kan dalam waktu kurang dari 10 tahun. Paham Maoisme Komunis akan mengancam kerukunan dan kearifan agama, mengancam aqidah tauhid Islamiyah, mengancam kearifan budaya dan mengancam tegaknya kaidah Ideologi Pancasila.

Paham Maoisme hakekatnya adalah ‘Komunis Gaya Baru’. Yang sebenarnya Sekulerisme itu sendiri yang telah diterapkan oleh penguasa oligarki dengan perlahan tapi pasti.

Strategi paham Maoisme yang dilakukan oleh PKC (Partai Komunis Cina) di Indonesia secara Terstruktur, Sistematis dan Masif (TSM) adalah sbb :

Pertama melalui lembaga kaki tangannya yang berada di jaringan/struktur pemerintah dengan menyerang komponen Islam di Indonesia melalui pemahaman ke masyarakat dengan melabelkan bahwa Islam adalah Arabisasi atau budaya asing.
Kedua dengan memberangus seluruh komponen gerakan Islam dengan mematikan tiga pilar pusat peradaban Islam di Indonesia yaitu: Masjid, Pondok Pesantren, dan Kampus. Dengan di issukan ketiga komponen tersebut telah terpapar radikalisme dan terorisme

Kedua menyerang komponen Kerajaan Kesultanan Nusantara, strategi pertama secara halus dengan merangkul komponen kerajaan setelah itu kerajaan akan ditekan agar Kerajaan hanya berupa simbol icon budaya dan pariwisata. Strategi kedua secara eksterim, terstruktur dan masif peranan komponen Kerajaan Nusantara di issukan sebagai simbol feodalisme dan _kediktatoranisme.

Paham Maoisme telah terafiliasi dengan gerakan Komunis Gaya Baru atau KGB di Indonesia secara terstruktur, sistematis dan masif target operasinya pertama adalah memberangus dua Komponen Strategis bangsa yaitu ummat Islam Indonesia dan Kerajaan Kraton Nusantara.

Strategi gerakan pemikiran Maoisme adalah dengan menyerang pikiran, memelintir logika, membengkokkan iktikad, membuat fitnah, membenturkan agama dengan budaya, menghasut ideologi melunturkan dan meruntuhkan keyakinan.

Hati-hati Dan Waspadalah…!


Sumber: Sukma, Grup Pencinta Islam NKRI.  Tentang Penulis: Pengamat Spiritualis Geopolitik, Geostrategi Intelijen Militer dan Pengamat Budaya Sejarah Peradaban Kerajaan Nusantara.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *