Proyek Pembangunan Bandara di Banten Mendapat Ketidakpastian dalam Pelaksanaannya

Pandeglang – Sawah padi di Pandeglang, Banten akan menjadi bandara internasional baru di Banten. Pembangunan bandara internasional di Banten itu sudah direncanakan sejak 2012.

Proyek ambisius pemerintah provinsi tersebut mendapat banyak ketidakpastian dalam perkembangannya.

Namun pada 2022, salah satu kepala daerah di Banten mengirimkan surat kepada kepada Kepala Dinas Perhubungan setempat.Surat tersebut berisi ketersediaan lahan untuk pembangunan bandara internasional itu.

Sebenarnya rencana tersebut sudah mendapatkan lampu hijau dari Kemeneterian Perhubungan.

Bahkan pada 2013, Kementerian Perhubungan meminta agar pemerintah provinsi lebih cepat mencari lahan.

Bacaan Lainnya
banner 728x90

Tak hanya itu, pemerintah provinsi juga diminta untuk segera mencari investor demi merealisasikan proyek tersebut.

Demi memprcepat prosesnya, Kementerian Perhubungan juga sudah menerbitkan izin. Untuk merealisasikannya, diprediksi pembangunannya akan menelan anggaran hingga Rp850 miliar.

Dalam perkembangannya pada 2017, Pemprov Banten disebut-sebut telah mendapatkan investor dari Korea Selatan.Bahkan saat itu Kementerian Perhubungan menyebut, bahwa pembangunan bandara internasional itu ditujukan untuk menunjang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung.
Dilansir dari laman kek.go.id, kawasan ini resmi beroperasi pada 2015. Lokasinya berada di lahan seluas 1.500 hektar dengan proyeksi nilai investasi mencapai Rp92,4 triliun.

KEK ini berada di Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang.

Sementara pambangunan bandara internasional di Banten itu rencananya akan dilakukan di Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang.

Lahan tersebut saat ini merupakan area sawah padi yang produktif milik masyarakat.

Pemerintah menamai proyek ini sebagai Bandara Banten Selatan. Sayangnya hingga kini proyek tersebut masih menggantung.

Hal ini disebabkan karena pemerintah pusat mencoret Bandara Banten Selatan ini dari daftar proyek strategis nasional (PSN).

Di sisi lain, terkait surat yang dikirimkan Bupati Pandeglang pada 2022 kepada Dinas Perhubungan Banten untuk mencari lahan belum juga mendapat kejelasan.

Maka, impian untuk membangun Bandara Banten Selatan tampaknya masih cukup lama terealisasi.[]
Sumber Artikel: JatimNetwork.com, judul: Sawah Padi Seluas 600 Ha Ini Segera Jadi Bandara Internasional Baru di Banten? Anggarannya 800 Miliar Rabu,9/8)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *